Selamat Datang di www.de-faisal.com Untuk Anda

 

 

>> SHOLAT WAJIB <<

 

Shalat merupakan rukun Islam yang ke dua setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Hukum Sholat wajib adalah Fardhu 'Ain yang wajib dilakukan oleh seluruh individu yang telah memenuhi syaratnya dan apabila ditinggalkan atau tidak dilaksanakan akan menyebabkan pelakunya mendapatkan dosa.


Firman-Nya : Katakanlah kepada hamba-hambaku yang beriman, "Hendaklah mereka mendirikan sholat, menafkahkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan." (QS. Ibrahim : 31), "Dan dirikanlah Sholat dan bayarlah zakat, serta ruku'lah bersama orang-orang yang ruku." (QS. Al Baqarah : 43).

Pengertian Sholat

Sholat menurut bahasa adalah berdoa, sedangkan menurut syara' yaitu perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan Takbiratul Ihram dan diakhiri dengan salam. dengan demikian pengertian Shalat adalah Suatu tindak Ibadah dengan menghadapkan jiwa (hati dan pikiran) kepada Allah SWT disertai bacaan doa-doa yang diawali dengan takbir dan diakhiri salam sesuai dengan ketentuan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Adapun Makna dari sholat adalah Mengakui Keagungan-Nya, Kebesaran-Nya, dan Kesempurnaan-Nya serta menumbuhkan rasa ta'at dan berserah diri kepada-Nya. Manfaat dari sholat sangat banyak, diantaranya adalah : Untuk mencegah perbuatan keji dan munkar, Untuk senantiasa mengingat Allah dan sebagai sarana memohon pertolongan Allah SWT.

Syarat-Syarat Sholat

1. Islam
2. Sudah Baligh
3. Berakal
4. Suci dari Hadats kecil dan besar
5. Suci dari najis seluruh badan, pakaian dan tempat Sholat.
6. Menutup Aurat (Aurat lelaki antara pusar sampai lutut, sedangkan Aurat wanita seluruh anggota badan, kecuali muka dan kedua telapak tangan.
7. Menghadap kiblat
8. Sudah masuk waktu sholat yang akan dikerjakan
9. Mengetahui kefardluan Sholat

 

Rukun-Rukun Sholat

1. Niat
2. Takbiratul ihram dengan mengangkat tangan
3. Berdiri bagi yang mampu
4. Membaca Fatihah pada setiap raka'atnya.
5. Rukuk dengan tumakninah
6. Iktidal dengan tumakninah
7. Sujud duakali dengan tumakninah
8. Duduk antara dua sujud dengan tumakninah
9. Duduk tasyahud akhir
10. Membaca do'a tasyahud akhir
11. Membaca Sholawat Nabi pada tasyahud akhir
12. Membaca salam yang pertama
13. Tertib, maksudnya semua itu dilakukan secara berurutan.

 

Perkara yang Membatalkan Sholat

1. Sebab berhadats (Misal : Kentut)
2. Salah satu rukunnya tidak dikerjakan atau kelebihan
3. Terkena najis
4. Terbukanya aurat bila tidak langsung ditutupi
5. Berbicara sehuruf atau dua huruf yang bisa dipahami
6. Makan sekalipun sedikit
7. Berniat memutuskan Sholat
8. Tertawa
9. Bergerak tiga kali berturut-turut

 

Bentuk-Bentuk Sunah Dalam Sholat

1. Sunnat Ab'adh, adalah perkara sunat dalam Sholat yang harus dikerjakan. Apabila terlupa mengerjakannya, maka harus melakukan sujud sahwi. Yang termasuk sunnat Ab'adh adalah : Membaca Tasyahud awal, Membaca Shalawat atas Nabi pada Tasyahud awal, Membaca shalawat atas keluarga Nabi pada tasyahud akhir, dan Membaca qunut pada shalat witir bulan Ramadhan mulai dari tanggal 15 sampai akhir Ramadhan.

2. Sunnat Hai'at, adalah perkara sunnat dalam Sholat yang baik untuk dikerjakan dan apabila tertinggal atau tidak dilakukan karena lupa, maka tidak diperintahkan untuk melakukan sujud sahwi. Yang termasuk Sunnat Hai'at adalah : Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul Ihram, ruku' dan I'tidal, Membaca do'a iftitah, Membaca Ta'awudz ketika membaca Al Fatihah, Mengucapkan lafadz 'Amin' sesudah membaca Fatihah, Pada raka'at pertama membaca surat-surat Al Qur'an setelah Al Fatihah, Mengeraskan bacaan Alfatihah pada rakaat pertama dan kedua di dalam Shalat magrib, Isya' dan Subuh, ketika Shalat sendiri atau berjamaah. Bagi makmum dalam Sholat jamaah saat itu hanya mendengarkan, Membaca Takbir (Allahuakbar) ketika bergerak turun naik, Membaca tasbih ketika ruku' dan sujud, Membaca "Sami'allahu liman hamidah, ketika I'tidal dan membaca do'a I'tidal, Meletakkan telapak tangan di atas lutut ketika ruku', Meletakkan telapak tangan diatas paha ketika duduk tasyahud, Duduk iftirasy ketika tasyahud awal, Duduk tawaruk (Bersimpuh, kaki kiri diselipkan ke bawah kaki kanan) ketika tasyahud akhir, Mengucapkan salam yang kedua, (Salam yang menoleh ke kanan hukumnya wajib).

 

Perbuatan-Perbuatan Yang Termasuk Makruh Apabila Dilakukan Sewaktu Sholat

1. Memejamkan mata
2. Menutup mulut rapat-rapat
3. Menengok ke kiri atau ke kanan
4. Menengadah kelangit
5. Tidak memakai kopiah
6. Menahan hadats
7. Mengerjakan sholat dikuburan
8. Melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan.

 

Tata Cara Sholat

1. Berdiri tegak menghadap kiblat sambil melafadzkan niat. Pertama niat dilisan hukumnya sunnat, dan pada saat mengangkat tangan niat di dalam hati hukumnya wajib. Lafadz niat yang diucapkan sesuai sholat yang akan dikerjakan.

 

1.1. Berikut Lafadz niat 5 Sholat Wajib :
  a. Lafadz Niat Sholat Subuh
    Jumlah rakaat Shalat Subuh ada 2 (dua) rakaat.
Ushalli fardhas shubhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aalaa
Artinya : "Aku niat sholat fardhu shubuh 2 rakaat dengan menghadap kiblat (jadi makmum/Imam) karena Allah Ta'ala".

b. Lafadz Niat Sholat Dzuhur

Jumlah rakaat Shalat Dzuhur ada 4 (empat) rakaat.

Ushalli fardhazh zhuhri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
Artinya : "Aku niat Shalat fardu dzuhur 4 rakaat dengan menghadap kiblat (jadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala".

c. Lafadz Niat Sholat Ashar

Jumlah rakaat Shalat Ashar ada 4 (empat) rakaat.

Ushalli fardhal 'ashri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya : "Aku niat shalat fardhu ashar 4 rakaat dengan menghadap kiblat (jadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala".

 

d. Lafadz Niat Sholat Maghrib
  Jumlah rakaat Shalat Maghrib ada 3 (tiga) rakaat.
Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
Artinya : "Aku niat shalat fardhu maghrib 3 rakaat dengan menghadap kiblat (jadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala".

e. Lafadz Niat Sholat Isya

Jumlah rakaat Shalat Isya ada 4 (empat) rakaat.

Ushalli fardhal isyaa-i arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillahi ta'aalaa
Artinya : "Aku niat shalat fardhu Isya 4 rakaat dengan menghadap kiblat (jadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala".

 

2. Setelah berdiri menghadap kiblat kemudian melakukan Takbiratul Ihram (mengangkat kedua tangan ) sambil mengucapkan : "ALLAHUAKBAR" (Artinya : Allah Maha Besar)

 

3. Kedua tangan bersedekap di dada, pandangan mata mengarah ke tempat sujud. Kemudian ucapkan doa iftitah, tapi jangan didahului membaca basmalah.

3.1. Lafadz Do'a Iftitah :

"Allahu Akbaru kabiraw walhamdu lillahi kathiraw wasubhanallahhi bukratau waasila. Wajjahtu wajhia lillazi fataras sama wati wal ardha hanifam muslimaw wama ana minal musyrikin. Inna solati wanusuki wamahyaya wammamati lillahi rabbil'alamin. La syarikalahu wabiza lika umirtu wa ana minal muslimin".
Artinya : "Allah Maha Besar sebesar-besarnya. Dan puji-pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah siang dan malam. Kuhadapkan mukaku, kepada yang menjadikan langit dan bumi, aku cenderung lagi berserah kepada Allah dan bukanlah aku dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku kuserahkan hanya pada Allah tuhan seru sekelian alam. Sekali-kali tidaklah aku menyekutukanNya . Dan dengan demikian aku ditugaskan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Islam".

3.2. Kemudian dilanjutkan membaca Surat Al Fatihah

"Alchamdulillaahi rabbil 'aalamiin. Arrachmaanirrachiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na 'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinashshiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina 'an'amta 'alaihim qhairil maqhdluubi 'alaihim waladldlaallin"

"Aamiin"

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,[1].Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam,[2]. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,[3]. Yang menguasai hari pembalasan,[4]. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan,[5]. Tunjukilah kami jalan yang lurus,[6]. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat[7].”

3.3. Kemudian Membaca Surat-Surat Yang Pendek, Contohnya Seperti Al Falaq, atau Surat-surat yang pendek lainnya.

Qul A'auzu bi'Rabbil Falaq. Min-Shar'ri mann Khalaq. Wa Min Shar'ri gassiqin idhaa waqab. Wa Min Shar'rin Naffaa' sati fil-uqad. wa Min Shar'ri haa'sidin idha-hasad.
Artinya : “Katakanlah : “Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai subuh” [1] “Dari kejahatan makhluk-Nya” [ 2] “Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita” [3] “Dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul” [4] “Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki” [5]

 

4 Ruku'

Punggung atas diratakan sejajar dengan kepala, dan pandangan mata tertuju pada tempat sujud. Membaca do'a ruku' di bawah ini 3x.

4.1. Do'a ruku'

"Subchaana rabbiyal 'azhiimi wabichamdih"
Artinya : "Maha suci tuhan yang agung dan segala puji bagi-nya.

 

5. I'tidal

I'tidal ialah berdiri dari ruku' sambil mengucapkan :

 

"Sami'allaahu liman Chamidah" (artinya :"Allah Maha Mendengar orang yang memujiNya")

5.1. Dalam keadaan i'tidal, kemudian membaca do'a I'tidal :

"Rabbanaa lakal chamdu mil-ussamaawaati wamil-Ul ardli wamil Umaasyi'ta min syai-in ba'd"
Artinya : "Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu".

 

6. Sujud

Sesudah I'tidal kemudian sujudlah sambil mengucapkan "Allahu Akbar" tapi dilarang keras sambil mengangkat tangan. Letakkan dahi pada Alas sholat, telapak tangan, kedua lutut dan ujung telapak kaki menghadap ke kiblat. Setelah sempurna ucapkan do'a sujud sebanyak 3 x di bawah ini :

6.1. Do'a Sujud

"Subchaana rabbiyal a'laa wabichamdih "
Artinya : "Maha suci tuhan yang maha tinggi, dan segala puji bagi-nya.

 

7. Duduk Antara Dua Sujud.

Ucapkan "Allahu Akbar" dan duduk dari sujud. Kemudian Ucapkan Do'a di bawah ini :

7.1. Do'a duduk antara dua sujud

"Rabbiqhfirlii warchamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii"
Artinya : " Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, belas kasihanilah aku, angkatlah derajatku, berilah aku petunjuk, dan berikanlah aku kesehatan serta berilah aku keamanan.

 

8 Sujud yang kedua

Sujud kedua kalinya dari duduk antara dua sujud. Tata cara dan Do'a sama seperti sujud pertama. Dari sujud yang kedua ini langsung berdiri dan kembali mengucapkan Al Fatihah, Surat-surat pendek (rakaat kedua). Ruku', I'tidal, Sujud, duduk diantara dua sujud, sujud kedua (no. 8). Maka dari sujud kedua raka'at kedua langsung duduk Tasyahud (no. 9)

 

9. Duduk Tasyahud Awal

Duduk tasyahud Awal hanya untuk sholat yang rakaatnya 3 dan 4, tapi untuk shalat yang dua rakaat langsung duduk Tasyahud akhir seperti pada (no. 10). Jemari ditekuk. Kemudian Membaca do'a Tasyahud awal.

9.1. Do'a Tasyahud Awal

"Attachiyyatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatulillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhannabiyyu warachmatullaahi wabaraakatuh. Assalaamu 'alaina wa'alaa 'ibaadillaahishshaalichiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa-asyhadu anna Muchammadarrasuulullah. Allaahummashalli 'alaa Muchammad".
Artinya : "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan adalah bagi Allah. Semoga keselamatan tetap bagimu wahai Muhammad. Demikian pula rahmat Allah serta berkah-Nya. Semoga keselamatan tetap bagi kami dan bagi sekalian hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah semata, dan aku bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. Wahai Allah berilah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad.

 

10. Tasyahud Akhir

Dari Tasyahud Awal kembali berdiri seperti rakaat-rakat sebelumnya, kemudian sampailah pada tasyahud akhir. Posisinya : pantat diletakkan di alas shalat, kaki kiri dimasukkan ke kanan jemarinya tetap menghadap kiblat. Adapun do'a yang dilafadzkan seperti tasyahud Awal, lalu ditambah doa sholawat kepada keluarga Nabi SAW dibawah ini :

10.1. Do'a Tasyahud akhir

"Wa 'alaa aali Muchammad kamaa shallaita 'alaa Ibraahim wa'alaa aali Ibraahim. Wabaarik 'alaa Muchammad wa 'alaa aali Muchammad kamaa baarata 'alaa Ibraahim wa 'alaa aali Ibraahiim. Fil 'aalamiina innaka chamiidum majiid"
Artinya : "Dan berilah Kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad sebagaimana Engkau memberikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya atas alam-alam ini, Engkau Dzat yang terpuji dan Maha Mulya".

 

11. Salam

Salam adalah penutup dari Sholat. Salam pertama menoleh ke kanan (wajib) dan salam kedua menoleh ke kiri (sunnat) sambil melafadzkan salam berikut :

11.1. Lafadz Salam

"Assalaamu 'alaikum warachmatullaah"
Artinya : "Semoga keselamatan dan rahmat tetap untuk kamu sekalian".

 


Jam & Waktu Sholat

Produk

 

 


Copyright © 2011 de-faisal.com


Home | About | Privacy Policy | TOS | Pasang Iklan | Kontak

Kantor Pusat de-faisal.com :
Jl. Pangeran Hidayat, No.29, Kecamatan Tembilahan,
Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi RIAU - INDONESIA